Skip to main content
The Eisenhower Box
Career Advice

Ayo Belajar Jadi Produktif Lewat The Eisenhower Box!

By Dimas Setyawan on July 17, 2019

Padatnya timeline kerjaan, dan begitu banyak hal yang harus diurus memang membuat kita menjadi terasa penuh. Kepala rasanya mau pecah, jadi lebih sensitif sama perilaku dan omongan orang, baper pun rasanya sudah enggak bisa dihindari lagi. Rasanya dalam situasi seperti ini, kamu butuh tips menjadi produktif atau semacamnya sih, yah.


Nyaman dalam situasi tersebut? Pastinya sih enggak, yah. Tapi di satu sisi, kamu butuh tips untuk menjadi produktif, yang mampu membuatmu menyelesaikan banyak pekerjaan yang menghajarmu. Untuk hal yang satu ini, kamu sih rasanya enggak perlu khawatir lagi  karena ada sebuah teori yang mampu membantumu menjadi lebih produktif di tengah kekacauan dunia per-deadline-an kamu.

Yuk, kenalan sama The Eisenhower Box. Teori ini dicetuskan oleh Presiden ke-34 Amerika Serikat, Dwight David Eisenhower, yang juga merupakan jendral militer Amerika Serikat saat itu. Lewat The Eisenhower Box ini, kamu bisa dengan mudah membagi prioritas pekerjaan kamu, sehingga time management kamu pun jadi tertata rapi.
Pada intinya, ada 4  bagian yang terbagi dalam The Eisenhower Box ini. Berikut ini beberapa bagian box-nya, dan rincian pekerjaan yang harus dilakukan dalam mengatur prioritas kamu:

1.    Penting dan Mendesak
Pada tahap ini, pekerjaan yang kamu ingin lakukan bersifat penting dan mendesak, serta punya tenggat waktu yang pasti. Itu artinya jenis pekerjaan ini harus menjadi prioritas utama kamu dan harus kamu selesaikan saat itu juga. Dengan kata lain, enggak ada alas an lain untuk menunda pekerjaan ini.

Untuk tahapan pekerjaan ini, enggak ada kata lain selain menyelesaikannya sendiri.

2.    Penting Tapi Kurang Mendesak
Untuk jenis pekerjaan yang satu ini,  biasanya memiliki skala prioritas yang cukup tinggi, namun tidak terlalu mendesak. Itu artinya, dalam menyelesaikan pekerjaan ini kamu yang mengatur timeline kamu sendiri. Namun, bukan berarti bisa santai banget yah, kamu tetap perlu mengatur progress di setiap tahapan pekerjaannya yah, karena biasanya pimpinan proyek ini biasanya akan tiba-tiba menanyakan tahap penyelesaiannya.

Untuk jenis atau tahapan pekerjaan ini, memang harus kamu yang memutuskan deadline atau tenggat waktu pekerjaannya.

3.    Mendesak Tapi Kurang Penting
Berbeda dari tahapan yang sebelumnya, untuk tahap atau bagian yang ini, sifat pekerjaannya mendesak. Artinya, pekerjaan ini harus selesai dengan segera, meskipun sebenarnya enggak ada kaitannya dengan kepentinganmu. Tapi, biasanya kamu tetap harus menyelesaikan pekerjaan ini karena pekerjaan ini mengganggu atau menghambat proses pekerjaanmu yang sesungguhnya.

Untuk bagian yang ini, kamu bisa mengatasinya dengan mendelegasikan orang lain atau tim kamu untuk menyelesaikannya. 

4.    Tidak Mendesak dan Tidak Penting
Pekerjaan di bagian ini sebenarnya tidak ada urgensinya untuk kamu, dan sebenarnya enggak penting juga untuk kamu lakukan. Jadi, sebenarnya ya udah, enggak perlu kamu lakukan juga sih.

Untuk bagian yang ini, memang lebih baik sih dipinggirkan aja dulu yah.

Nah itu tadi beberapa tahap The Eisenhower Box yang bisa membantu kamu dalam memaksimalkan produktivitas pekerjaan kamu. Semoga bisa membantu kamu menjadi lebih produktif, yah!

Mau cari lowongan terbaru yang pas untuk karir kamu? Klik aja di Kalibrr.id
 

 


Nah itu tadi beberapa tahap The Eisenhower Box yang bisa membantu kamu dalam memaksimalkan produktivitas pekerjaan kamu. Semoga bisa membantu kamu menjadi lebih produktif, yah!