Item terkait berdasarkan kata kunci pencarian Anda akan dicantumkan di sini.

Beranda>For Employer > Cara Jitu Merekrut Kandidat Berkualitas Melalui Media Sosial
For Employer

Cara Jitu Merekrut Kandidat Berkualitas Melalui Media Sosial

Karina

Juli 26 • 9 menit membaca

Berpartisipasi dalam job fair atau expo adalah sebuah strategi yang digunakan untuk mencari kandidat sambil mengenalkan lowongan perusahaan Anda. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan teknologi digital, strategi ini dapat terbilang kuno dan menghabiskan banyak waktu dan biaya. Dengan kebiasaan yang serba mobile dan online, kebanyakan dari kandidat sekarang memanfaatkan platform media sosial seperti Facebook, LinkedIn atau Twitter bukan hanya untuk networking dan chatting, tetapi juga mencari pekerjaan. Menurut survei dari Kalibrr, 48% pencari kerja Indonesia menggunakan Instagram untuk tetap up to date dengan job posting atau update mengenai sebuah perusahaan.

Tentunya, situasi ini menjadi potensi bagi Anda untuk menunjukkan employer brand perusahaan Anda. Melalui sarana online, Anda bisa mengkomunikasikan beragam jenis informasi secara praktis dan real-time dalam format foto maupun video terkini yang mungkin tidak bisa Anda sampaikan lewat acara offline. Di tengah persaingan untuk mendapatkan kandidat berkualitas yang kini semakin sengit, pastikan employer brand Anda juga hadir di ranah online dan tampak menonjol dibandingkan pesaing Anda.

Bagi Anda yang baru membuat atau belum mengoptimalkan akun sosial media perusahaan Anda, mulailah mengenalkan employer brand perusahaan dengan menggunakan tips-tips berikut dari Kalibrr!

Berikut adalah 3 cara untuk memaksimalkan akun sosial media Anda:

  1. Bangunlah sebuah “online presence” yang menunjukkan identitas Anda

Media sosial membantu perusahaan Anda untuk mempromosikan sisi unik brand perusahaan Anda di platform online. Anda pun juga bebas memilih format apa yang ingin Anda gunakan, seperti video, foto, atau carousel (banyak foto dalam satu unggahan).

Gaji tinggi bukanlah satu-satunya faktor utama bagi kandidat Gen Z dan para milenial untuk bekerja bersama Anda. Sebagai contoh, menurut riset Kalibrr, 70% kandidat ingin mendapatkan informasi mengenai budaya dan nilai-nilai kerja perusahaan. Di sinilah Anda bisa menunjukkan sisi humanis yang khas dari perusahaan Anda, sehingga dapat menarik minat para kandidat untuk mengenal perusahaan lebih dalam.

Satu hal yang perlu diperhatikan ketika membangun online presence adalah untuk selalu memastikan bahwa konten-konten yang Anda komunikasikan tetap konsisten, nyata, dan atraktif di mata target kandidat Anda. Menunjukkan konten yang berubah-ubah secara drastis dapat membuat penerima informasi mempertanyakan identitas dan nilai yang diangkat oleh perusahaan, sehingga menurunkan minat mereka untuk bergabung.

  1. Perluas jangkauan komunikasi Anda dengan strategi “campaign”

Untuk Anda yang ingin meningkatkan brand awareness perusahaan Anda dengan cepat dan menjangkau lebih banyak kandidat potensial, jangan ragu untuk meningkatkan efektifitas unggahan Anda dengan fitur “ads” yang ditawarkan oleh berbagai media sosial. Untuk menggunakan fitur ini, Anda membutuhkan anggaran tersendiri yang dapat Anda kontrol dan kelola sesuai kebutuhan. Akan tetapi, ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan, seperti:

  • Mencapai jangkauan yang lebih luas – unggahan Anda dapat dilihat oleh pengguna lainnya, bukan hanya pengguna yang telah mengikuti akun Anda. Selain itu, Anda dapat menentukan parameter yang sesuai dengan kebutuhan Anda, contohnya: unggahan Anda dapat ditujukan kepada pengguna sesuai dengan demografis: umur, bidang pekerjaan, minat, atau hal lainnya yang bersangkutan dan sesuai dengan kriteria yang dicari.
  • Mengontrol unggahan Anda – Anda dapat menyunting posting Anda setelah diunggah. Contohnya, informasi yang telah diunggah dapat Anda hapus jika sudah tidak relevan, atau dengan fitur “boost post”, Anda dapat meningkatkan awareness unggahan Anda yang lama.
  • Menganalisa performa unggahan Anda – dengan adanya fitur “post insights”, kini Anda dapat mengukur performa unggahan Anda melalui metrik-metrik terukur, seperti: jumlah likes, jumlah orang yang melihat unggahan Anda, banyaknya klik tautan, komentar, ataupun berapa banyak pengguna lain yang telah membagikan unggahan Anda dari akun mereka.
  1. Dorong terbentuknya komunikasi dua arah

Membangun online presence di media sosial bukan berarti informasi hanya dapat diberikan oleh Anda. Anda dapat mendorong para kandidat yang mengikuti akun Anda untuk meng-repost dan membagikan informasi yang Anda unggah kepada jaringan pribadi mereka. Perhatikan komentar pengguna mengenai perusahaan Anda, dan segera bertindak jika ada isu-isu yang dapat Anda selesaikan. Kalau memakai bahasa gaul sosial media, sebutlah Anda sebagai seorang “mimin”, atau yang kerap dikenal sebagai admin akun dan membantu para penerima informasi apabila mereka memiliki pertanyaan.

Apa Saja Platfrom Media Sosial yang Bisa Anda Gunakan?

  1. Facebook – Facebook merupakan platform yang terpilih di kalangan rekruter di dunia sosial. Facebook Ads dapat digunakan untuk menjangkau kandidat pilihan dan mengenalkan mereka pada perusahaan Anda. Buatlah sebuah halaman baru agar para kandidat dan rekruter dapat bertukar pikiran mengenai pekerjaan yang dilampirkan dalam job post. Anda juga dapat menggunakan fitur live streaming untuk mengumumkan posisi ataupun aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan Anda kepada para kandidat.

  2. Twitter – Dengan adanya limitasi untuk menggunakan 280 karakter di setiap posting, unggahan menggunakan Twitter terlihat menjadi lebih singkat, padat dan jelas, sehingga dapat digunakan untuk menarik perhatian followers Anda. Posting-an yang singkat juga memudahkan mereka untuk menyerap informasi yang diberikan.Gunakan fitur #hashtag yang sesuai untuk membantu kandidat mencari pekerjaan yang dicari. Ajaklah followers Anda untuk meng-tweet atau re-tweet postingan pekerjaan yang diunggah di akun Anda. Pastikan konten yang Anda bagikan juga relevan, untuk menjaga ataupun meningkatkan jumlah followers Anda

  3. Instagram – Benar, platform yang terkenal sebagai photo-sharing platform ini sekarang menjadi salah satu platform terdepan untuk mempromosikan perusahaan Anda. Formatnya yang mengutamakan visual menawarkan cara storytelling yang baru dan makin kreatif. Unggah beberapa foto atau video yang menggambarkan suasana dan kultur perusahaan maupun lowongan pekerjaan Anda, tapi ingatlah untuk tetap menjadi otentik dan sejalan dengan identitas employer brand Anda. Tebarkan pesona perusahaan Anda melalui Instagram Stories dan Instagram Live yang dapat menyokong employer branding perusahaan Anda.

Lalu, platform manakah yang harus Anda pilih? 

Sebenarnya, Anda bisa menggunakan semua platform di atas. Kuncinya adalah untuk memiliki komunikasi yang konsisten di seluruh platform sosial media Anda. Dengan memberikan konten-konten yang berkualitas, tentunya akan lebih banyak followers yang mengikuti updates dari akun Anda. Menjadi bagian dari berbagai komunitas melalui sosial media dapat mengembangkan konektivitas Anda, namun ingatlah untuk menetapkan target audience yang spesifik.

Setelah mengenal beberapa platform ataupun cara untuk membangun persona perusahaan Anda di sosial media, inilah waktu bagi Anda untuk mempertimbangkan penggunaan platform sosial media untuk mempromosikan employer brand perusahaan Anda. Jalinlah hubungan yang kuat dengan para kandidat di luar sana dengan cara yang lebih mudah dan efektif. Bergabunglah dengan beberapa grup sosial media untuk mendapat insights mengenai updates yang sedang terjadi di industri Anda dan temukan langsung kandidat yang memiliki potensi luar biasa melalui sosial media.

Pertimbangkanlah platform media sosial untuk menjadi strategi rekrutmen Anda di job openings selanjutnya.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi indonesia@kalibrr.com

Bagikan via:

Tentang Penulis

Hello, my name is Karina and I work as a freelance contributor at Kalibrr. I enjoy reading self-improvement books and working out. Lebih Lanjut Karina

Komentar (0) Kirim Komentar

Belum ada komentar yang tersedia!